Surabaya,Malanesianews,- Benny Laos menjadi salah satu korban peristiwa speedboat yang terbakar di pelabuhan Bobong, Pulau Taliabu, pada Sabtu, 12 Oktober 2024 lalu.
Benny meninggal dunia usai sempat mendapatkan perawatan Intensif akibat tidak sadarkan diri pada pukul 17.20 WIT di Rumah Sakit Bobong, Pulau Taliabu.
Padahal, saat ini, Benny sedang maju dalam Pilgub Maluku Utara 2024. Akibatnya, posisi Benny tersebut digantikan oleh sang istri, Sherly Tjoanda.
Setelah pemungutuan suara pilkada serentak tanggal 27 November 2024 berlalu kemuidan pada Minggu (8/12/2024), Komisi Pemilihan Umum Provinsi Maluku Utara (Malut) menetapkan pasangan calon gubernur dan Wakil Gubernur Nomor urut 4, Sherly Tjoanda – Sarbin Sehe, sebagai peraih suara terbanyak dalam Pilkada Malut 2024.
Kini CALON gubernur Maluku Utara terpilih pada Pilkada 2024, Sherly Tjoanda, belajar kepada Khofifah Indar Parawansa dalam memimpin Jawa Timur dengan bersilaturahmi ke kediaman Khofifah di Surabaya pada Selasa, 10 Desember 2024.
“Saya selaku gubernur terpilih perempuan pertama dari Maluku Utara datang untuk menemui Mbak Khofifah sebagai gubernur perempuan pertama Jawa Timur, dan bahkan beliau kali ini sudah periode kedua, maka saya ingin belajar banyak dari beliau,” kata Sherly di kediaman Khofifah.
Sherly mengatakan, dalam proses Pilkada Maluku Utara, dia selalu menonton penampilan Khofifah di debat Pilkada Jatim untuk belajar. Terutama, tentang cara penyampaian pendapat dan juga cara public speaking Khofifah yang menurutnya sangat inspiratif.
“Banyak hal yang ingin saya pelajari dari beliau, terutama bagaimana beliau dengan sukses memerintah Jawa Timur dan saya berharap bisa juga sukses memimpin Maluku Utara ke depan nantinya,” ujarnya.
Dalam diskusi yang berlangsung akrab antara dua calon gubernur terpilih itu, Khofifah mengatakan kunci keberhasilan dalam kepemimpinan adalah sinergi dan kolaborasi. (MCS)