Dampak Siklon Tropis, Sejumlah Besar Wilayah Indonesia Alami Cuaca Ekstrim

0
30

Jakarta, Malanesianews, – Menurut Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) Angin Monsun Asia masih menjadi faktor utama penyebab terjadinya hujan di wilayah Indonesia. Selain itu, fenomena La Nina lemah, munculnya Bibit Siklon Tropis 92W, serta gelombang atmosfer turut berkontribusi pada peningkatan potensi hujan signifikan.

Kini BMKG melaporkan Siklon Tropis Taliah saat ini bergerak ke arah Barat-Barat Daya dan menjauhi wilayah Indonesia. Masyarakat diimbau tetap waspada karena berbagai fenomena atmosfer lain diprediksi akan memengaruhi peningkatan curah hujan di sejumlah wilayah Indonesia dalam sepekan ke depan.

Deputi Bidang Meteorologi BMKG Guswanto mengatakan kombinasi dari faktor-faktor ini tetap berpotensi menimbulkan cuaca ekstrem di berbagai daerah.

“Meskipun Siklon Tropis Taliah menjauh, potensi hujan sedang hingga sangat lebat masih tinggi akibat kombinasi berbagai fenomena atmosfer seperti Monsun Asia dan La Nina lemah,” Kata Guswanto, Jumat, 7 Februari 2025.

BMKG memprediksi cuaca selama periode 7–9 Februari 2025 berupa hujan ringan di sebagian besar wilayah Indonesia. Namun, beberapa daerah diperkirakan akan mengalami hujan dengan intensitas sedang hingga sangat lebat, bahkan ekstrem, yang dapat disertai kilat, petir, dan angin kencang.

Wilayah yang berpotensi mengalami hujan sedang hingga lebat mencakup Aceh, Sumatra Utara, Sumatera Barat, Jambi, Kepulauan Bangka Belitung, Bengkulu, Lampung, Banten, Jakarta, Jawa Timur, Bali, NTB, Kalimantan Barat, Kalimantan Tengah, Kalimantan Timur, Kalimantan Selatan, Sulawesi Utara, Sulawesi Tengah, Sulawesi Tenggara, Maluku Utara, Maluku, Papua Barat Daya, Papua Barat, Papua Tengah, Papua, dan Papua Selatan.

Sementara itu, wilayah yang diperkirakan mengalami hujan lebat hingga sangat lebat adalah Jawa Barat, Jawa Tengah, DI Yogyakarta, Kalimantan Utara, Sulawesi Barat, dan Papua Pegunungan. Potensi hujan sangat lebat hingga ekstrem diprediksi terjadi di Nusa Tenggara Timur (NTT) dan Sulawesi Selatan. Adapun angin kencang berpotensi melanda Bengkulu, Lampung, Banten, Jawa Barat, Jawa Tengah, DI Yogyakarta, Jawa Timur, Sulawesi Selatan, NTT, NTB, dan Maluku.

Menghadapi potensi cuaca ekstrem ini, BMKG mengimbau masyarakat untuk tetap waspada dan berhati-hati. Terutama, di wilayah-wilayah yang diprediksi mengalami cuaca buruk.

“Kami mengingatkan masyarakat untuk berhati-hati terhadap kemungkinan hujan lebat yang disertai petir dan angin kencang, terutama di wilayah-wilayah yang telah kami sebutkan,” ungkap Guswanto

BMKG juga menyarankan masyarakat untuk mewaspadai jalanan licin yang bisa membahayakan keselamatan dan siap siaga menghadapi potensi bencana hidrometeorologi seperti banjir, banjir bandang, dan tanah longsor.

“Masyarakat diimbau tetap tenang namun siaga menghadapi perubahan cuaca ekstrem, serta memahami langkah-langkah evakuasi jika diperlukan. Informasi ini akan terus diperbarui sesuai perkembangan,” tutup Guswanto

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini